KRANJINGAN.COM

TETEP SEMANGAT & GEMBIRA

Iran Akan Menuntut Trump di Pengadilan Internasional

Minggu, 9 Februari 2020 6:55 am
Langkah Iran Menuntut Trump di Pengadilan Internasional

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan, Iran akan mengambil langkah hukum terhadap tiga tindakan terorisme Amerika Serikat di pengadilan internasional.

Dalam wawancara dengan televisi al-Mayadeen, Lebanon, Kamis (6/2/2020), Zarif menambahkan Iran akan mengambil langkah hukum terhadap Presiden Donald Trump atas tuduhan terorisme negara, terorisme ekonomi, dan terorisme budaya.

Perilaku pemerintahan Trump terhadap Iran mencerminkan wajah buruk negara yang mengaku membela hak asasi manusia dan permusuhan pemerintah AS terhadap bangsa Iran telah mencapai puncaknya.

Permusuhan seperti ini melanggar hukum internasional dan Piagam PBB. Pemerintahan Trump melakukan tindakan terorisme terhadap bangsa yang tidak mau tunduk pada Amerika dan ingin bersikap independen.

Menghormati HAM, memiliki akses bebas untuk memenuhi kebutuhan pokok, dan hak untuk hidup dan kebebasan dalam mengambil keputusan, merupakan bagian dari prinsip-prinsip dasar hukum internasional yang harus dihormati oleh semua negara.

Sejak berkuasa, Trump telah melipatgandakan permusuhan pemerintah AS terhadap bangsa Iran dan bahkan sanksi yang diterapkan AS terhadap rakyat Iran telah menargetkan sektor obat-obatan dan pangan.

Menghalangi masuknya obat-obatan dan pangan ke Iran – yang terkait langsung dengan kehidupan masyarakat – merupakan pelanggaran nyata AS terhadap hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB.

Tindakan pemerintahan Trump terhadap rakyat Iran tidak terbatas pada terorisme ekonomi, tapi dalam sebuah tindakan keji, ia sendiri mengeluarkan perintah untuk membunuh pahlawan nasional Iran dan komandan perang kontra-terorisme, Letnan Jenderal Qasem Soleimani di negara ketiga.

Aksi teror terhadap Letjen Soleimani di Irak merupakan sebuah tindakan agresi dan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip larangan penggunaan kekerasan, hak hidup, dan hak-hak individu yang dilindungi oleh hukum internasional.

Seorang pemikir Amerika, Noam Chomsky menuturkan pembunuhan Letjen Soleimani adalah sebuah tindakan terorisme dan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hukum internasional.

Jadi, mengajukan tuntutan hukum terhadap presiden AS di pengadilan internasional merupakan hak sah Republik Islam Iran dan lembaga tersebut diharapkan mengambil tindakan tegas dalam melawan terorisme negara yang dipraktikkan Trump.

Sikap lunak pengadilan internasional terhadap terorisme negara AS akan menjadi sebuah tradisi yang berbahaya bagi dunia, yang akan mengancam perdamaian dan keamanan global.

Selain urgensitas mengadili Trump di pengadilan internasional, bangsa-bangsa di kawasan juga secara serius mendesak keluarnya militer AS dari wilayah Asia Barat.

Dikutip dari abna24.com

https://id.abna24.com/news//langkah-iran-menuntut-trump-di-pengadilan-internasional_1008514.html

%d blogger menyukai ini: