KRANJINGAN.COM

TETEP SEMANGAT & GEMBIRA

Pertama Kali, Restorasi Lukisan Terkenal Bisa Ditonton Pengunjung Museum

Sabtu, 13 Juli 2019 6:44 pm

Rijksmuseum Amsterdam memulai restorasi lukisan terkenal Rembrandt “The Night Watch” dari abad ke-17. Pengunjung yang ingin menyaksikan pekerjaan restorasi dapat mengamati seluruh proses dari balik dinding kaca khusus.

Niederlande Amsterdam - Restaurierung der Nachtwache beginnt (picture-alliance/ANP/F. van den Bergh)

Para ahli restorasi di Rijksmuseum, Amsterdam, mulai mengerjakan restorasi lukisan Rembrandt van Rijn yang terbesar dan paling terkenal “The Night Watch”. Pekerjaan restorasi lukisan dari tahun 1642 itu diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun.

Lukisan “The Night Watch” telah mengalami beberapa restorasi di masa lalu. Tapi berbeda dengan sebelumnya, kali ini restorasi dilakukan di tempat di belakang dinding kaca yang dirancang khusus. Untuk pertama kalinya, pengunjung bisa menyaksikan pekerjaan restorasi secara “live” dan “real time”. Pekerjaan restorasi juga akan disiarkan langsung secara online.

“Night Watch adalah milik semua orang,” kata direktur Rijksmuseum Taco Dibbits pada konferensi pers di Amsterdam hari Senin (8/7). “Kami merasa masyarakat memiliki hak untuk melihat apa yang terjadi pada lukisan itu.”

Terakhir kali pekerjaan restorasi besar dilakukan pada 1975, setelah seorang pria merusaknya dengan pisau.

Niederlande Amsterdam - Restaurierung der Nachtwache beginnt (picture-alliance/ANP/F. van den Bergh)

Proses melelahkan

Para peneliti museum mulai dengan memindai dan memotret setiap inci dari lukisan besar itu, yang ukurannya 3,63 meter x 4,37 meter, dan berat total 337 kilogram.

“Ini adalah pertama kalinya kami benar-benar dapat melakukan pemindaian seluruh bagian, dan bahwa kami dapat menemukan pigmen yang dia gunakan, tidak hanya melalui pembuatan sampel kecil tetapi dengan memindai seluruh permukaan,” kata Dibbits.

“Kami tidak tahu banyak tentang bagaimana Rembrandt membuat lukisan ini,” lanjutnya. “Dan kami sekarang berharap untuk menemukan lebih banyak.”

Ribuan foto resolusi tinggi diambil secara terpisah dari setiap sudut, kemudian akan digabungkan untuk membuat satu foto digital. Sebelum memulai restorasi, peneliti juga akan menggunakan teknologi sinar-X untuk menganalisis setiap lapisan.

Pelukis era keemasan

Rembrandt dianggap sebagai seniman terhebat yang muncul dari Era Keemasan Belanda. The Night Watch merupakan karyanya yang paling terkenal dan paling besar. Dia melukisnya setelah mendapat pesanan membuat potret kelompok jaga di kota Amsterdam.

Rijksmuseum menampung koleksi terbesar karya Rembrandt dan setiap tahunnya dikunjungi lebih 2 juta orang dari seluruh dunia.

Dikutip dari dw.com

https://www.dw.com/id/pertama-kali-restorasi-lukisan-terkenal-bisa-ditonton-pengunjung-museum/a-49525646

%d blogger menyukai ini: