KRANJINGAN.COM

TETEP SEMANGAT & GEMBIRA

WFH = ½ (NTD)

Kamis, 26 Maret 2020 7:00 am
Tukiman Tarunasayoga (JC Tukiman Taruna)
Pengajar paroh waktu program pascasarjana

Apabila yang disebut “dampak” itu dimaknai netral, maka dampak adanya Covid-19 memang menyedihkan, malapetaka, kematian, dsb; namun dampak di sisi lainnya luarbiasa dalam hal tumbuhnya solidaritas, penggalangan dana/ kegiatan, kreativitas pencegahannya, dsb. Dari antara hal-hal kreatif yang muncul, ada postingan-postingan lucu, penyemangat, usil, penuh ide, dsb. Intinya, meskipun sebagian (besar??) anggota masyarakat harus stay at home (SAH), termasuk mereka yang work from home (WFH) gagasan/ide-ide kreatif bermunculan.

Saya menjustifikasi ideku berikut ini usul-usil, yakni melontarkan rumus baru sbb: WFH = ½(NTD), di mana work from home itu sama dengan setengah nothing to do (NTD). Maksudnya, bekerja dari rumah itu kurang lebih sama dengan setengah bekerja setengah menganggur (tidur?), karena curah waktu bekerjanya pasti jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kalau bekerja di tempat kerja (sana). Bagaimana produktivitasnya? Mungkin juga setengah produktif. Bagaimana hasilnya? Mungkin juga berhasil setengah saja, atau setengah berhasil.

Kondisi kerja memang sedang harus seperti ini, yakni banyak yang harus WFH sementara kebutuhan pekerja sukarela untuk menanggulangi Covid-19 seharusnya semakin meningkat. Artinya, di satu sisi,  mereka yang WFH itu sama dengan ½ NTD, dan tentunya tetap mendapatkan hak gajinya sepenuh seperti kalau bekerja di tempat kerja; sedang pada sisi lain para relawan penanggulang Covid-19 membutuhkan dana yang besar juga.

Usul-usil saya ialah, mungkinkah gaji bulan April mereka yang WFH diterimakan hanya 50% saja, sedangkan yang 50% lainnya dipakai untuk membangun Solidaritas Nasional membiayai berbagai upaya penanggulangan Covid-19?  Logika sederhana saya ialah, selayaknya tetap bersyukur dapat memelihara kesehatan seraya WFH dan tetap juga mendapatkan gaji. Wajar kita tumbuhkan simpati dan solidaritas nasional bagi segala upaya penanggulangan bahaya Covid-19. Tokh hanya dalam bulan April saja, dan untuk Mei dan selanjutnya akan menerima 100% seperti biasanya.

Semoga bahaya Covid-19 segera berakhir melalui tumbuhnya solidaritas nasional bersama.

-0-

%d blogger menyukai ini: